INTINEWS.CO.ID, PETI ES – Perkembangan proses penyelidikan proyustisia dugaan pelanggaran HAM Berat Peristiwa pembunuhan Munir Said Thalib, pada 7 September 2004 di atas langit Rumania.

Munir Said Thalib lahir di Batu, Jawa Timur (8 Desember 1965–7 September 2004) adalah seorang aktivis pembela hak asasi manusia (HAM) Indonesia, dan Munir juga merupakan salah satu pendiri lembaga swadaya masyarakat Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Imparsial. Ia merupakan pemenang Right Livelihood Award pada tahun 2000 bersama tiga orang lainnya.
Munir menaiki pesawat Garuda Indonesia Penerbangan 974 dari Jakarta menuju Amsterdam (Belanda) menggunakan pesawat berjenis 747-400 pada tanggal 7 September 2004, dalam pesawat yang sedang mengudara dengan racun arsenik merenggut nyawanya melalui makanan/minuman saat di pesawat tersebut.
Keterangan Pers Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Nomor: 56/HM.00/IX/2025 Perkembangan Proses Penyelidikan Proyustisia Dugaan Pelanggaran HAM Berat dalam Peristiwa Pembunuhan Munir Said Thalib, sebagai berikut ini dari foto tangkapan layar di situs web https://www.komnasham.go.id/uploads/Keterangan%20Pers%20Tim%20Munir_56%20%283%29-edited%5B1%5D.pdf

Baca juga: Komnas HAM Republik Indonesia Perihal Extra Judicial Killing

(Redaksi/Ogi “Jhengghot”)





