Prov. KEPRI, Kota TANJUNGPINANG, UP DATE

Oom Siap Legowo Mundur Dari Timsus Gubenur Kepri Dan Minta Ke Pak Gubernur Kepri Harus Pecat PTT Atau THL Yang Terlibat Narkoba Meskipun Itu Anak Saya!

INTINEWS.CO.ID, PROV. KEPRI Adalah menjadi suatu pertanyaan, apakah dalam kepemimpinan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, SE., M.M, ada keseriusan memberantas Norkotika dan obat-obatan (Narkoba)? Dalam ‘lingkaran’ Pemerintahan Gubernur Kepri masa Ansar Ahmad pada tahun 2022 ini saja sudah ada beberapa Orang yang terlibat dengan Narkoba, diantaranya kasus yang masih segar dalam ingatan masyarakat soal penangkapan Ajudan (Pengawal/Walpri) Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad yang berinisial “ARG” terkait peredaran narkoba jenis sabu di Tanjungpinang.

“Kasus Narkoba terjadi lagi beberapa hari yang lalu!!!”.

Kejadian penangkapan seorang oknum Satpol PP Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri), Pria yang berinisial “BS”, dari tangannya Polisi berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis ganja. Dan dalam pengembangannya, Polisi menangkap seorang Pria (Anak dari salah seorang Tim Khusus (Timsus)/Staf Khusus Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, SE., M.M)

Jika hal ini dipermasalahkan Oom siap legowo mundur dari Timsus Gubenur Kepri dan minta ke Pak Gubernur Kepri harus pecat PTT atau THL yang terlibat Narkoba meskipun Itu Anak Saya!.

Oom Siap Legowo Mundur Dari Timsus Gubenur Kepri Dan Minta Ke Pak Gubernur Kepri Harus Pecat PTT Atau THL Yang Terlibat Narkoba Meskipun Itu Anak Saya!
Oom, Timsus Gubernur Kepri saat di wawancara oleh Awak media ini di BP3KR, tepi laut, Tanjungpinang Kota, Kamis (8/9). Foto dokumen WWW.INTINEWS.CO.ID

Entah lah apakah ini kebetulan atau sudah garis tangan bahwa anak dari salah seorang Tim Khusus/Staf Khusus Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, SE., M.M. terlibat dalam kasus Narkoba?

Bukankah setiap Anggota Timsus itu membawahi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemrov Kepri dan Mereka mengontrol kinerja Kepala OPD serta jajaran? Jadi para anggota Timsus punya tugas pengawasannya masing-masing. dan Anggota Tim Khusus Gubernur Kepri yang bernama Basyarudin Idris (sapaan akrabnya “Oom”) lingkup OPD nya adalah Dispora Kepri dan Satpol PP.

Baca juga: Boby Jayanto Menyatakan Ganti Kepala BUMD Tanjungpinang Untuk Kepentingan Siapa?

Menindaklanjuti prihal itu, Awak media ini pun menghubungi Timsus Gubernur Provinsi Kepri tersebut melalui aplikasi ‘WhatsApp‘, pertemuan wawancara pada hari Kamis, 8 September 2022 bertemu di Graha BP3KR, Tepi laut, Tanjungpinang Kota.

“Oom” sapaan akrab dari Basyarudin Idris Timsus Gubernur Ansar Ahmad itu membenarkan bahwa yang ditangkap oleh polisi soal keterlibatan Narkoba beberapa hari lalu itu adalah Anak nya.

“Benar anak Saya, anak dari istri Pertama (di Batam), nama lengkapnya Galang Rambu Anarki dan panggilannya Galang. Saya sudah dengar (soal penangkapan kasus narkoba) dari pemberitaan, mama angkatnya dan juga sudah di telpon dari pihak Polres. Kalau soal masalah Dia, apapun yang terjadi dengan Dia tetap anak Saya, dan harus Saya perjuangkan. Tinggal persoalan nanti benar atau tidak benarnya biarlah nanti pengadilan yang memutuskan. Tapi Saya secara pribadi untuk soal narkoba memang Saya sangat memusuhi. Biarkan lah penyelidikan berjalan dan Saya berharap persoalan ini dapat di bongkar semuanya, Bandar-bandar besarnya di tangkap.” ucap Oom kepada awak media ini, (8/9).

Anak Saya itu sudah cukup dewasa, bekerja dan mandiri, sehingga sebagai Bapaknya untuk menjangkau pergaulan Dia di laur yang hal-hal ‘sensitif’ itu sulit di jangkau.

“Anak Saya, Galang ini sejak Dia sudah kerja, mandiri mencari penghasilan sendiri, apa yang dilakukan yang posotif seperti aktivitas olah raga bisa Kita jangkau, tapi untuk menjangkau pergaulannya yang ‘negatif’, yang ‘sensitif’ di luar sana sulit terjangkau. Narkoba ini memang jaringannya cukup luar biasa tapi harus tetap juga dituntaskan, harus tetap di basmi, itu harapan Saya,” jelas Oom sapaan akrab dari Basyarudin Idris, kamis, (8/9).

Menurut Oom yang merupakan Timsus Gubernur Kepri Ansar Ahmad ini, menganggap bahwa mereka ini hanya sebagai korban, jangan yang kecil-kecil saja ditumbalkan, Saya berharap aparat hukum kalau bisa hajarlah yang besar-besarnya.

“Maka, ini lah tugas aparat hukum untuk mencari ‘akar-akarnya’, ‘toke-tokenya’, ‘bos-bosnya’ kalau bisa kita berharap mengungkap ini. Kalau bisa hajarlah yang besar-besar ini. Saya anggap mereka ini hanya jadi korban. Sangkaan anak Saya pasal berapa? itu Saya tak baca karena surat belum diterima. Barang bukti sudah Saya lihat dari Handphone (HP),” terang Oom.

Oom sebagai anggota Timsus Gubernur Kepri Ansar Ahmad ini yang lingkupnya OPD Dispora Kepri dan Satpol PP, mengetahui bagaimana kejadian anaknya terikut dalam penangkapan itu dari laporan, informasi yang Saya dapati dari kawannya berinisal “RFI”.

“Dari laporan, informasi yang Saya dapati dari kawan Dia yang berinisial “RFI”, yaitu dari “BS” yang oknum Satpol PP itu, terus berinsial “Khdr” anak yudiwinangun. Nah “Khdr” ini minta ke “RFI”, “RFI” menjumpai Anak Saya. Nah inilah jaringan-jaringan mereka ini tadi,” jelas Oom keapda awak media ini, (8/9).

Baca juga: Apatis Bagian Kesatu Rahma Tidak Mumpuni Sebagai Walikota Tanjungpinang

Oom menjelaskan bahwa Dia sudah mempersipkan Pengecara (‘Lawyer‘), Pengecara ini Dia ambil sendiri, tidak ada melibatkan pemerintah. Sebelumnya, Saya sering komunikasi dengan Anak Saya baik itu lewat telpon, ngajak duduk ngopi, ajak makan bareng teman-temannya, Saya lihat dari psikologis dan gerak tubuhnya itu tak nampak gejala atau gerak-gerik perubahan. Nah, begitu hal ini, Dia tertangkap, sebagai Orang tua Saya terpukul.

Melihat anaknya belum pernah terhukum, sebagai Orang tua Oom akan berupaya Anaknya di rehabilitasi, lalu berkeiginan agar anaknya  bergabung dalam yayasan rehab agar bisa menjadikan pembelajaran kepada generasi muda bahwa Narkoba itu merusak.

Ketika kejadian beberapa orang Oknum di lingkaran Pemerintahan Gubernur Kepri Ansar Ahmad terjerat Narkoba, apakah akan ada efeknya secara politis di Pilkada 2024 mendatang? Jika Pak Ansar Ahmad kembali maju lagi, apakah akan menjadi berkurangnya masyarakat pilih Dia kembali?

Jawab Oom dengan tegas, Tidak perlu menyalahkan siapa-siapa, ini hal pribadi yang menyangkut kinerja Gubernur jika dipermasalahkan Saya siap legowo mundur dari Timsus dan minta ke Pak Gubernur Kepri harus pecat PTT atau THL yang terlibat narkoba meskipun itu Anak Saya!, tegas Oom mengakhiri wawancara dengan awak media ini.

(Ogi “Jhenggot”/Redaksi)

ajax loader

Tinggalkan Balasan