WWW.INTINEWS.CO.ID

"Sulit dapat KEADILAN berdasarkan KEBENARAN maka LAWAN PENINDASAN itu dengan Data Fakta !." (Pemred INTINEWS.co.id)

H. Isdianto, S.Sos., M.M., Pimpin Rakor Tim Pengarah Gugus Tugas Penangangan Covid-19

INTINEWS.CO.ID, PROVINSI KEPRI - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri H. Isdianto mengatakan kebersamaan, dukungan semua komponen masyarakat serta arahan Presiden Joko Widodo menguatkan daerah ini menuntaskan wabah ini. Arahan Presiden Jokowi itu sangat tegas bahwa kesehatan masyarakat adalah hal yang utama.

INTINEWS.CO.ID, PROVINSI KEPRIKetua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri H. Isdianto mengatakan kebersamaan, dukungan semua komponen masyarakat serta arahan Presiden Joko Widodo menguatkan daerah ini menuntaskan wabah ini. Arahan Presiden Jokowi itu sangat tegas bahwa kesehatan masyarakat adalah hal yang utama.

“Pesan Bapak Presiden kemarin adalah sinergi semua pihak. Sinergi semua komponen Kepri yang kuat sangat mendukung penanganan dan pencegahan wabah ini. Insya Allah ini semua segera berakhir,” kata Plt. Gubernur Isdianto usai menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengarah Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Rapat Mapolda Kepri, Nongsa, Batam, Jumat (3/4).

Baca juga: PLT. Gubernur Kepri H. Isdianto, S.Sos., M.M., Menemani Presiden Jokowi Ke Galang

Mereka yang termasuk dalam Tim pengarah adalah:

  • Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak. SH,
  • Kapolda Kepro Irjen Pol Andap Bhudi Revianto,
  • Danrem 033/WP Brigjen TNi Gabriel Lema,
  • Danlantamal IV Laksma TNI Arsyad Abdullah,
  • Kabinda Kepri Brigjen Pol RC Gumai,
  • Kajati Kepri Sudarwidadi,
  • Danlanud RHF Kol Pnb Andi Widjanarko,
  • Danguskamla Armabar, dan
  • KakanwilKumham Kepri.

Tampak hadir dalam Rakor tersebut Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Kepala BPKP Perwakilan Kepri Ichsan Fuadi. Dari Pemprov Kepri hadir juga Kaban Kesbangpollinmas Lamidi, Plt. Kepala BPBD Budiharto dan Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum.

Baca juga : Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto Minta Tenaga Medis Terus Semangat

H. Isdianto menyampaikan arahan Presiden saat bertemu usai meninjau RS Darurat di Pulau Galang, Batam. Saat itu, Presiden Jokowi meninjau pembangunan fasilitas pengendalian infeksi penyakit menular yang berkapasitas 1.000 tempat tidur. Rencananya, pada Hari Senin (6/4), fasilitas untuk merawat dan mengisolasi pasien Covid-19 mulai beroperasi.

Arahan-arahan itu diberikan saat H. Isdianto makan siang bersama dengan Presiden Jokowi, Ketua Gugus Tugas yang juga Kepala BNPN Doni Munardo dan Menteri PUPR Basuki Hadimulyono. Selain soal TKI yang dipulangkan dari Malaysia melalui Kepri, Isdianto juga menyampaikan permintaan terkait penanganan Covid19 di Kepri.

“Kita diminta untuk bersinergi. Jika kita antisipasi dengan rasa kebersamaan Insya Allah semuanya akan cepat terselesaikan dengan baik,” kata Isdianto.

Baca juga : Gubernur Kepri H. Isdianto Siap Laksanakan Instruksi Presiden RI Perihal Rapid Test Covid-19 Di Kepri

Sampai saat ini, Pemprov Kepri sudah mengalokasi dana Rp40 Miliar untuk penanganan Covid-19. Dana untuk tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 sudah diserahkan secara simbolis. Kini, PEMPROV Kepri sedang menyiapkan jaringan pengamanan sosial untuk masyarakat terdampak sambil menunggu data dari Kabupaten dan Kota di Kepri.

Tim Pengarah memberi masukan dan pendapatnya dalam rakor itu. Intinya hal-hal yang akan dilakukan dan telah dilakukan untuk mempercepat penuntasan sebaran dam dampak Covid-19 ini. Tentu semua berdasarkan aturan yang sudah diterbitkan pemerintah.

Isdianto pun berpesan kepada masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah. Termasuk dalam menghadapi wabah Covid-19 ini, pemerintah juga sudah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat. Yang menjadi prioritas adalah pada pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, sesuai UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

@Sumber berita&foto, https://humas.kepriprov.go.id/isdianto-pimpin-rakor-tim-pengarah-gugus-tugas-penangangan-covid19.php

(Redaksi).