WWW.INTINEWS.CO.ID

"Sulit dapat KEADILAN berdasarkan KEBENARAN maka LAWAN PENINDASAN itu dengan Data Fakta !." (Pemred INTINEWS.co.id)

Komisi II Soroti Persiapan Pilkada Sumut

INTINEWS.CO.ID, NASIONAL - Provinsi Sumatera Utara m(Sumut) salah satu daerah terbanyak yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Sebanyak 23 Kabupaten/Kota se-Sumut akan mencari Kepala Daerah barunya, sehingga kesiapan strategi dan anggaran perlu menjadi sorotan agar jalannya pemilihan pada 23 September 2020 berjalan lancar. Hal ini yang kemudian melatarbelakangi Komisi II DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Provinsi Sumut.
Peta Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Foto, dokumentasi INTINEWS.co.id

INTINEWS.CO.ID, NASIONALProvinsi Sumatera Utara m(Sumut) salah satu daerah terbanyak yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Sebanyak 23 Kabupaten/Kota se-Sumut akan mencari Kepala Daerah barunya, sehingga kesiapan strategi dan anggaran perlu menjadi sorotan agar jalannya pemilihan pada 23 September 2020 berjalan lancar. Hal ini yang kemudian melatarbelakangi Komisi II DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Provinsi Sumut.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyatakan bahwa Provinsi Sumut serta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) secara keseluruhan telah siap menyelenggarakan pesta demokrasi 2020 di Sumut, walaupun masih ada beberapa catatan. Di antaranya mereka harus menyelesaikan permasalahan pengurangan anggaran seperti terjadi di Kabupaten Mandailing Natal yang masih menjadi perdebatan hingga saat ini.

Hal tersebut disampaikannya ketika memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI menyambangi Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Sumut, Rabu (18/12/2019), guna membahas kesiapan Pemda dan KPUD dalam menyelenggarakan Pilkada serentak 2020. Politisi yang akrab disapa Doli ini berpesan agar permasalahan sekecil apapun di Sumut mengenai Pilkada harap dikoordinasikan bersama para stakeholder.

“Saya kira harusnya kita sebagai pejabat publik, penyelenggara pemerintahan, yang harus kita kedepankan adalah koordinasi dan komunikasi yang baik. Karena kalau tanpa adanya komunikasi itu akan memberikan akses yang terbatas. Kita kan membutuhkan dukungan dari banyak pihak untuk menyelenggarakan Pemerintahan, baik di kabupaten maupun di provinsi. Oleh karena itu janganlah sampai terjadi perselisihan,” ujar  Doli.

Politisi Partai Golkar itu berharap penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 dapat dilangsungkan lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya, sehingga dapat menjadi acuan Pilkada selanjutnya. Ia juga menambahkan bahwa melalui Pilkada, Indonesia dapat membangun diri menjadi negara yang disegani karena memiliki daerah-daerah yang dipimpin oleh orang-orang hebat.

“Sumut ini adalah daerah terbesar yang akan melaksanakan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020, 23 dari 33 kabupaten/kota yang ada. Nah berkaitan dengan itu, tentu kita semua berharap Pilkada ini dapat menghasilkan kepala daerah yang baik, karena ini Pilkada serentak gelombang keempat. Saya kira kami ingin memastikan penyelenggaraan Pilkada serentak pada gelombang keempat ini makin baik makin berkualitas dibanding sebelumnya,” jelasnya.

Dalam Kunker Reses ini, politisi dapil Sumut III tersebut turut didampingi oleh beberapa anggota lainnya seperti Teti Rohatiningsih dan Zulfikar Arse Sadikin dari F-PG, Junimart Girsang dan Muhammad Prakosa dari F-PDI Perjuangan, M. Syamsul Luthfi (F-Nasdem), Sukamto (F-PKB), Surahman Hidayat dan Aus Hidayat Nur dari F-PKS, Mitra Fakhruddin MB dan Guspardi Gaus dari F-PAN, serta Syamsurizal (F-PPP).

@Sumber berita, http://www.dpr.go.id/berita/detail/id/26988/t/Komisi+II+Soroti+Persiapan+Pilkada+Sumut

(Redaksi).