Ketua Buruh Elektronik Elektrik Gelar Konsolidasi : ‘Tolak Omnibus Law Cipta Kerja’

Foto bersama Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) dan seluruh pengurus Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (PC SPEE), (26/02). Foto dokumentasi INTINEWS.co.id

INTINEWS.CO.ID, DAERAH – Bekasi, sosialisasikan Draft RUU Omnibus Law Cipta Kerja kepada para Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK), Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (PC SPEE) gelar konsolidasi di Sekretariat FSPMI Bekasi, Rabu (26/2/2020).

Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB di hadiri pula seluruh Pengurus PC dan Ketua PUK SPEE. Kegiatan rutin ini, di pimpin langsung Ketua H. ABDUL Bais dan Sekretaris PC SPEE FSPMI Kab/Kota Bekasi, Slamet Bambang Waluyo.

Baca juga: Aspirasi Buruh Tolak RUU Omnibus Law

“Penolakan terhadap RUU Omnibus Law Cipta Kerja”. Rapat Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) dengan seluruh Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (PC SPEE), (26/02). foto dokumentasi INTINEWS.co.id

Fokus konsolidasi kali ini adalah sosialisasi dampak buruk di berlakukannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja terhadap pekerja. Bidang Advokasi PC SPEE, Ali Yamin, SH.,  memaparkan secara gamblang poin-poin apa saja yang bisa merugikan dan menghilangkan hak-hak pekerja dengan di berlakukannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini.

“Secara detail banyak sekali pasal di UU No 13 tahun 2003 yang di hilangkan dan beberapa yang di tambahkan dalam draft RUU Omnibus ini. Dalam hard copy yang teman-teman pegang ada semua. Kita akan sampaikan point-point umumnya saja yang berdampak buruk terhadap kita kaum pekerja”, ujar Ali Yamin.

Baca juga: Pemerintah Resmi Ajukan RUU Cipta Kerja ke DPR RI

Berikut ini beberapa dampak buruknya;

  1. Hilangnya upah minimum,
  2. Hilangnya pesangon,
  3. Outsourcing bebas diterapkan di core bisnis,
  4. Kerja kontrak tanpa batasan waktu,
  5. Waktu kerja yang eksploitatif,
  6. TKA buruh kasar berpotensi bebas masuk ke Indonesia,
  7. Pekerja mudah di PHK,
  8. Jaminan sosial terancam hilang, dan
  9. Sanksi pidana hilang.

Baca juga: Mogok Kerja

“Jadi cara menyikapi ini hanya satu kata,Lawan!”, sambung Ali Yamin.

(Redaksi).

Redaksi

www.intinews.co.id adalah berita siber legal di Indonesia, menyuguhkan berita dengan profesionalitas, aktual dan anti hoaks. (www.intinews.co.id is legal news in Indonesia that presents news with professionality, actual and no hoaxes) With Motto: "The Struggle Continuously, oppressive opponents with fact data !".

Related Posts

Terima kasih atas perhatiannya. Hormat kami, Pimred www.intinews.co.id

%d blogger menyukai ini: