WWW.INTINEWS.CO.ID

"Sulit dapat KEADILAN berdasarkan KEBENARAN maka LAWAN PENINDASAN itu dengan Data Fakta !." (Pemred INTINEWS.co.id)

Asuransi Dan Klaim Musibah Banjir

INTINEWS.CO.ID, PENDIDIKAN& IPTEK - Musibah Banjir di Jakarta dan sekitarnya yang terjadi pada awal tahun 2020 ini membuat beberapa pihak jadi 'pembelajaran'. Musibah banjir atau bencana alam bisa terjadi kapan saja, fenomena banjir seperti di Jakarta ini mengakibatkan banyak harta benda kita yang rusak atau hilang.
Kebutuhan akan mendapatkan jaminan sepenuhnya harta benda kita tersebut yaitu dengan mengasuransikannya, karena akan ada rasa aman jika kendaraan kita tersebut didaftarkan asuransi.
Sebagai contoh salah satu harta benda tersebut adalah mobil, mengalami kerusakan parah karena terseret oleh derasnya air atau mobil terendam banjir. Jadi saat mengasuransikan mobil kita harus pastikan terlebih dahulu apakah kerusakan akibat banjir termasuk yang ditanggung oleh perusahaan asuransi?, karena asuransi kategori All-Risk (segala risiko) belum tentu melingkupi kerusakan akibat banjir.

Ada beberapa perusahaan asuransi yang bisa meng cover kerusakan kendaraan akibat banjir dan bencana alam lainnya.

Pastikan kendaraan memang ada perluasan jaminan untuk banjir dan bencana alam lainnya. Kendaraan/mobil berasuransi yang terdampak banjir bisa diklaim asuransinya harus ada perluasan perlindungan banjir atau coverage yang  telah mendapat persetujuan di awal.

Pihak asuransi akan mengirim pegawainya untuk menyurvei klaim yang diajukan. Klaim asuransi akan di tolak jika terindikasi/diketahui ada unsur kesengajaan, seperti mobil sengaja dikendarai sudah mengetahui adanya banjir, atau posisi mobil memang tidak terkena banjir tapi dipaksakan melewati jalan yang terkena banjir tersebut.
Jangan gegabah, ketika mobil yang sudah tergenang air, terbawa arus banjir atau terkena musibah banjir tersebut, seperti mencobai berbuat membongkar atau memperbaiki mesinnya sendiri, dan sebagainya. Biarkan saja mobil tersebut, cukup ambil foto atau rekam video mobil tersebut dengan ponsel (sebagai tambahan pembuktian mobil terkena peritiwa banjir tersebut). Lalu, langsung lapor ke pihak asuransi (hubungi nomor pengaduan).
(Redaksi).