PhotoEditor 20190818 010901214
Foto dokumentasi INTINEWS.co.id

INTINEWS.CO.ID, PROVINSI KEPRISebagai bentuk pencegahan penularan virus Covid-19 Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menegaskan seluruh tenaga kesehatan dan paramedis wajib di suntik vaksin Sinovac.

Di Tanjungpinang, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Dr. H. Tengku Said Arif Fadillah, S.Sos., M.Si., memberitahukan bahwa para tenaga kesehatan dan paramedis yang akan ikut di suntik vaksin sinovac tersebut jumlahnya ada sekitar 12 ribu orang.

“Para tenaga kesehatan dan paramedis yang akan di suntik vaksin sinovac ada sekitar 12 ribu orang, penyuntikan vaksin dilakukan di rumah sakit dan puskesmas se-Kepri,”  ungkap Pak Sekdaprov Kepri, Selasa (5/1).

Baca juga: Pilkada Di Tunda Akan Memperlambat Penanganan Covid-19

Sekdaprov Kepri juga menerangkan bahwa vaksinasi (sinovac) yang akan dilakukan kepada para tenaga kesehatan dan paramedis dijadwalkan setelah pengurus Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMINDA) di suntik vaksin tersebut.

“Vaksinasi pengurus FORKOMINDA Kepri dan lainnya diberikan pada tanggal 14/15 Januari 2021 atau sehari setelah Presiden Joko Widodo di suntik vaksin,” jelas Pak Sekdaprov Kepri.

Baca juga: Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Soal ketika ada para tenaga kesehatan atau para medis yang menolak di suntik vaksin tersebut, Arif Fadillah mengungkapkan bahwa apakah mereka yang menolak akan dikenakan sanksi atau tidak, masih membahasnya.

“Yang jelas mereka (tenaga kesehatan dan para medis) terdata melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK), Pusat pasti mengetahui siapa saja yang telah di suntik vaksin,” ucapnya.

(Redaksi)

 21 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan