Kota TANJUNGPINANG, NASIONAL, UP DATE

Hilangnya Omzet UMKM Di Pandemi Covid-19 Tetapi Kedai Kopi Hawaii Mampu Bertahan, Ternyata Ini Kiatnya

0 0
Read Time:5 Minute, 50 Second
Dokumentasi INTINEWS CO ID
Kedai kopi “Hawaii” yang teretak di simpang Jalan Lembah Purnama, Kota Tanjungpinang. Merupakan salah satu UMKM yang mampu bertahan di pandemi Covid-19, Jumat, (02/20). Foto INTINEWS.co.id

INTINEWS.CO.ID, KOTA TANJUNGPINANG Di Indonesia efek wabah virus Corona, virus asal Wuhan (Ibu kota Provinsi Hubei, RRT) tersebut telah menghantam berbagai lini ekonomi, baik di sektor perindustrian, sektor perdagangan, dan investasi. Seperti  usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) adalah roda penggerak perekonomian Indonesia, usaha yang produktivitas telah mumpuni ini juga ikut terganggu karena pandemi Covid-19 sampai saat ini. Salah satu UMKM yang terganggu adalah usaha kuliner.

Herman, sebagai pelaku usaha UMKM yaitu pengelola kedai kopi “Hawaii” yang berada di simpang Jalan Lembah Purnama, Kota Tanjungpinang ketika di wawancara awak media ini di kedai kopi’nya,  pada hari jumat, (2/09/20), mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menyerang semua lini, di lihat dari segi penghasilan usahanya ada pengurangan omzet dampak selama pandemi Covid-19.

“Kalau di bilang terdampak ya terdampak, kalo di bilang terasa ya terasa. Kalau dari segi penghasilan kedai kopi hawaii selama pandemi Covid-19 ini ada pengurangannya (penghasilan) sekitar 30%”, jelas Herman kepada awak media ini, yang sudah 7 tahun lebih sebagai pengelola kedai kopi Hawaii yang terletak di simpang Jalan Lembah Purnama, Kecamatan Bestari, Kota Tanjungpinang, (2/20).

Baca juga: Presiden Ir. Joko Widodo Ingatkan Kepala Daerah Fokus Mengendalikan Covid-19 Dan Mengampanyekan Penerapan Protokol Kesehatan

Herman sebagai pelaku usaha kuliner yaitu kedai kopi di kota Tanjungpinang, Ibu kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merasakan dampak negatif dari pandemi Covid-19. Kedai Kopi, UMKM yang telah menjadi salah satu ikon di kota Tanjungpinang ini sempat tutup sementara, sepi pelanggan karena adanya aturan dan kebijakan dari Pemerintah yang membatasi aktivitas masyarakat, kedai kopi dan rumah makan.

INTINEWS CO ID LAWAN VIRUS CORONA
Herman, Pengelola kedai kopi Hawaii. Foto INTINEWS.co.id

Herman yang mengelola kedai kopi sudah hampir 8 tahun itu harus cari cara bagaimana kedai kopi yang di kelola dia tetap eksis, berusaha jangan sampai kedai kopi tutup walaupun dalam keadaan pandemi Covid-19 yaitu tetap jaga pelanggan, jangan manfaatkan keadaan dengan menaikkan harga dan jangan mengurangkan citra rasa.

“Kedai kopi Hawaii sudah saya kelola hampir 8 tahun, bukan kedai kopi modern, jangan sampai kedai kopi tutup, intinya kalau jualan kopi ya kopi’nya harus enak, pertahankan citra rasa walaupun sekarang pandemi ini pemasukan berkurang, jangan manfaatkan keadaan dengan menaikkan harga dan citra rasa tidak boleh berkurang”, jelas Herman.

Baca juga: Presiden Ir. Joko Widodo : “Tingkatkan Angka Kesembuhan, Semuanya Harus Tetap Bekerja Keras”

Herman mengatakan di awal pandemi dulu, peraturan Gubernur atau Walikota banyak mengatur seperti tidak boleh ada/membatasi jumlah meja, kursi dan batas jam buka kedai kopi sehingga membuat dia mencari solusi bagaimana dengan tidak memberhentikan pekerja, karena pekerja yang berjumlah 4 Orang itu masih memerlukan biaya untuk makan keluarga mereka. Cara Herman yaitu gaji pekerja pada waktu itu di bagi sesuai dengan pendapatan yang di dapat kedai kopi pada saat itu (gaji tidak sama seperti sebelum pandemi Covid-19).

“Di awal pandemi Covid-19, dengan berbagai aturan Gubernur atau Walikota yang banyak mengatur seperti tidak boleh ada meja, kursi dan batas jam buka kedai kopi, jadi solusi bagaimana tidak memberhentikan pekerja karena mereka (pekerja) membutuhkan pekerjaan untuk membiayai makan keluarga mereka, yaitu dengan membagi gaji mereka (pekerja) sesuai dengan pendapatan kedai kopi pada saat itu”, terang Herman.

Pemerintah Pusat atau Daerah mengeluarkan aturan atau kebijakan agar masyarakat perlu secara disiplin meningkatkan kesadaran terhadap diri sendiri, lingkungan dan orang lain, dalam penerapan social distancing, tetap di rumah (tidak bepergian dari rumah jika tidak ada hal mendesak), tidak berkumpul (bergerombol), menggunakan penutup muka atau masker, mencuci tangan, menjaga asupan gizi (makanan) untuk meningkatkan imunitas tubuh. Persoalan “hidup atau mati” seseorang maka aksi penghentian dengan segera penyebaran yang luas penyakit Covid-19 atau  memutuskan rantai penularan atau meminimalisir resiko tertular virus Corona.

INTINEWS CO ID COVID 19
Spanduk yang di pasang sejak pandemi Covid-19 di kedai kopi Hawaii. Herman mamakai dananya sendiri membuat spanduk ini sebagai bentuk peduli memutuskan rantai penyebaran Virus Corona, Jumat, (2/20). Foto dokumentasi INTINEWS.co.id

Herman, pengelola kedai kopi Hawaii ini mengatakan bahwa sebagai pelaku usaha di bawah naungan Pemerintah, wajib mengikuti peraturan yang di buat oleh Pemerintah. Begitu juga jika ada aparat atau satgas (Covid-19) yang datang ke kedai kopi itu bagus, mereka (Aparat) menjalankan tugasnya, mendukung itu, mengingatkan kepada kita semua warga/pengunjung supaya tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. karena ini masalah nyawa dan kesehatan itu tetap diatas segala-galanya.

“Itu sebenarnya spanduk merupakan himbauan dari Pemerintah agar sebagai pelaku usaha ikut menyampaikan kepada pelanggan terkait menjaga keselamatan bersama, bersama lawan Corona. karena  Kita sebagai pelaku usaha di bawah naungan Pemerintah, wajib mengikuti peraturan yang di buat oleh Pemerintah. Begitu juga jika ada aparat atau satgas (Covid-19) yang datang ke kedai kopi itu bagus, mereka (Aparat) menjalankan tugasnya, itu di dukung, mengingatkan kepada kita semua warga/pengunjung supaya tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. karena ini masalah nyawa dan kesehatan itu tetap diatas segala-galanya”, terang Herman.

Baca juga: Presiden Jokowi : Dukung Penuh Riset dan Inovasi Terkait Penanganan Covid-19

Herman menerangkan dalam menjalankan usaha UMKM di pandemi Covid-19 ini banyak kesukaran yang dapat diatasi, salah satu cara bertahan kedai kopi “Hawaii” kiatnya adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi usaha, dan manfaatkan sarana kerja sama yang saling menguntungkan seperti ‘Go Food’.

“Sebagai pelaku usaha UMKM, gunakan ide-ide, kreativitas dengan kecanggihan teknologi, ikuti perkembangan zaman agar tidak tergerus. Seperti Hp android ini dengan mempromosikan dan meningkatkan servis kita punya usaha”, terang Herman.

Ketika di tanya soal apakah mendapatkan bantuan UMKM dari program pemerintah kepada pelaku usaha UMKM, Heman mengatakan bahwa sampai saat ini Dia tidak pernah dapat soal pelaku usaha mikro mendapatkan bantuan UMKM Rp.2,4 juta melalui program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro yang merupakan strategi pemerintah untuk membantu usaha mikro agar bertahan di tengah pandemi COVID-19.

“Nah, kalau itu (Program bantuan dari Pemerintah untuk pelaku usaha mikro) saya belum pernah tahu itu. Saya dengar-dengar itu ada”, jawab Herman ketika di tanya soal program pemerintah untuk membantuan pelaku usaha UMKM.

Sebagai informasi, sesuai surat Kementerian Koperasi dan UKM, Nomor: 367/SM/VIII/2020, tanggal 4 Agustus 2020, tentang Pendataan Program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro. Pada situs web Kementerian Koperasi dan UKM menjelaskan, Banpres Produktif akan disalurkan hingga September 2020. Usulan bantuan UMKM Rp.2,4 juta akan ditutup bila kuota sudah terpenuhi. Banpres Produktif untuk Usaha Mikro ini adalah dana hibah bukan pinjaman atau kredit. Penerima bantuan UMKM Rp,2,4 juta tidak di pungut biaya dalam penyalurannya kepada para pelaku usaha.

Kita secara bersama-sama dapat menyelamatkan bangsa ini dari wabah virus Corona, agar tidak terdapat pertambahan penyebaran atau dapat segera di putus penyebarannya yaitu dengan kesadaran diri untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19, karena aturan atau kebijakan Pemerintah itu semuanya membawa maslahat bagi seluruh rakyat.

(Redaksi/Ogi “Jhenggot”).

ajax loader

cropped cropped Logo Resmi INTINEWS co id ©®2020 1

About Post Author

www.INTINEWS.co.id

www.intinews.co.id is The legal cyber news in Indonesia with professionality, actual and no hoaxes. With Motto: "Continuous struggle against oppressors with fact data!"
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

error

www.intinews.co.id berita siber pers nasional

Facebook7k
Instagram5k
YouTube945
YouTube
WhatsApp13k
Pinterest333
Pinterest
fb-share-icon
Telegram20
WeChat666
RSS330
Follow by Email2k