DAERAH, NASIONAL

Harus Dilakukan Secara Tertib Selama Kampanye Pemilu 2024

4 Views

INTINEWS.CO.ID, NASIONAL – Harus dilakukan secara tertib selama Kampanye Pemilu 2024. Salah satu contohnya itu seperti kampanye konvoi peserta Pemilu yang langgar ketentuan lalu lintas dapat ditindak.

Harus Dilakukan Secara Tertib Selama Kampanye Pemilu 2024
Ilustrasi oleh Ogi “Jhenggot”

Adapun prihal ini diketahui dari situs web https://www. bawaslu. go.id/id/berita/puadi-tegaskan-konvoi-yang-langgar-ketentuan-lalu-lintas-dalam-kampanye-bisa-ditindak-polri, kutipannya sebaga berikut:

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), anggota Bawaslu Puadi mengatakan konvoi (iring-iringan) peserta pemilu yang melanggar ketentuan lalu lintas selama masa kampanye, dapat ditindak oleh Polri. Menurut Puadi, perintah konvoi peserta pemilu selama kampanye dilakukan secara tertib, sudah diatur dalam Pasal 48 Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum.

Baca juga: Meminta Jajaran Bawaslu Di semua Tingkatan Untuk Rajin Memitigasi Kerawanan Guna Mengantisipasi Pelanggaran Pemilu

Akan tetapi dalam pelaksanaan kampanye terbuka seperti rapat umum yang sering melibatkan banyak kendaraan tersebut, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, perlu ada mitigasi yang jelas agar tidak mengganggu ketertiban umum.

“Upaya-upaya ini harus ditujukan untuk memastikan keselamatan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama masa kampanye pemilu,” tegasnya saat menjadi narasumber dalam rapat Analisis dan Evaluasi Penegakkan Pelanggaran yang diselenggarakan Korlantas Polri, Kamis (9/11/2023).

Putra Betawi tersebut mengungkapkan, dalam pengamatan Bawaslu, selama masa kampanye pemilu, terdapat beberapa bentuk pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi seperti konvoi dan pengawalan yang tidak teratur, pelanggaran kecepatan, dan pelanggaran lalulintas lainnya

“Pelanggaran lalu lintas secara massal dalam masa kampanye pemilu disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor ketidakdisiplinan, kurangnya pengawasan, tidak adanya sanksi yang diberikan, faktor kebiasaan, faktor egoisme, faktor ikut-ikutan, serta faktor sarana dan pra-sarana,” terangnya.

Baca juga: Partai Politik Peserta Pemilu 2024 Lengkap Nama Dan Nomor Urut.

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Indonesia Topo Santoso menerangkan selama masa tahapan pemilu berjalan, selama itu juga ketentuan umum terus berjalan. Artinya dia menjelaskan, aturan lalu lintas dalam hal ini Polisi tetap bisa menindak peserta pemilu yang melakukan kampanye di jalan raya apabila melakukan pelanggaran.

Sebab menurutnya, baik Bawaslu dan Polri dalam hal ini Polisi Lalu Lintas (Polantas) memiliki otoritas berbeda dalam menindak peserta pemilu yang melanggar ketentuan lalu lintas. Seperti Dia mencontohkan, ada 66 pasal di Undang-Undang Pemilu yang berisi Bawaslu dapat menindak peserta pemilu jika melakukan pelanggaran

Akan tetapi Topo menambahkan, ada aturan terkait tahapan pemilu yang Bawaslu tidak dapat melakukan tindakan jika terjadi pelanggaran. Itu berarti, instansi lain yang memiliki kewenangan untuk menindak jika terjadi dugaan pelanggaran, itu dapat menindak.

Jadi semuanya sudah diatur. Ada ranah Bawaslu yang dalam kampanye dapat menindak, ada ranah instansi lain termasuk Polri yang juga dapat menindak, apabila ada konvoi kampanye yang tidak diatur dalam UU Pemilu” pungkasnya.

(Redaksi/Ogi “Jhenggot”)

Loading

Tinggalkan Balasan