INTINEWS.CO,ID, PROV. KEPRI – Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad meresmikan Jembatan FLyover yang pertama di Kota Tanjungpinang, proyek Multi Purpose, solusi Lalu Lintas dan aksesoris Kota.
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad, SE., MM., meresmikan Flyover Basuki Rahmat – Dompak dekat Simpang Ramayana, Tanjungpinang, hari Jum’at, (3/2). Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Ansar di pintu masuk flyover dari arah Basuki Rahmat.

Sebagai informasi, flyover pertama di Ibukota Provinsi Kepri ini memiliki panjang 450 meter dan lebar 9 meter dengan tipe jembatan U-Girder. Pekerjaan ini tertuang dalam alokasi anggaran tahun 2022 dengan Nilai Pagu Rp 60 Miliar. Sedangkan nilai kontrak dengan PT. Pandji Bangun Persada sebagai pelaksana sebesar Rp 58,39 miliar.
Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya:
- Wakil Ketua I DPRD Kepri Riski Faisal
- Ketua TP-PKK Kepri yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar
- Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun
- Kajati Kepri Gerry Yasid,
- Danlanud RHF Kolonel (Nav) Arief Budiman,
- Perwakilan Forkopimda Kepri,
- Wakil Walikota Tanjungpinang Endang Abdullah
- Para Kepala OPD Pemprov Kepri
- Tim Percepatan Pembangunan
Gubernur Ansar mengatakan, memang telah menjadi hal umum di wilayah kota besar untuk dibangun flyover atau jembatan layang. Karena menjadi sesuatu hal yang penting dalam rangka menjamin kelancaran lalu lintas.
“Maka termasuk Kota Tanjungpinang, flyover pertama di Pulau Bintan ini kita bangun juga bertujuan untuk hal yang sama. Apalagi ini wilayah persimpangan menuju ibukota sehingga menjadi jalur penting” ujar Gubernur H. Ansar Ahmad.
Namun, menurut Gubernur H. Ansar Ahmad, pembangunan flyover ini menjadi multi purpose. Tidak hanya bicara soal lalu lintas yang lebih lancar, tapi juga bicara aksesoris Kota Tanjungpinang yang bisa mendukung destinasi pariwisata.
“Kita yakin karena banyak objek-objek yang bisa kita kemas dengan baik di Tanjungpinang ini dengan potensi-potensi pariwisatanya seperti pariwisata heritage yang akan kita jadikan kawasan bebas karbon, seperti Pulau Penyengat, kemudian pusat-pusat kuliner heritage, pusat-pusat hasil kerajinan, seni dan budaya” tambahnya.
Lanjut Gubernur H. Ansar Ahmad, SE., MM., semua itu mesti ada sentuhan khusus dan berani. Menurutnya sangat disayangkan jika dalam satu hari biasanya rata-rata sebelum pandemi covid-19 wisatawan asing masuk ke Pulau Bintan sekitar 1500 sampai 2000 orang, setidaknya 10 persennya dapat di bawa untuk menikmati Kota Tanjungpinang sebagai wisata kota.
“Nanti sudah bagus baru kita promosikan. Jangan sampai orang datang tapi tidak ada yang menjadi daya tarik. Tak ada yang menjadi breath taking” terang Gubenur Kepri H. Ansar Ahmad.
Lalu, tambah Gubernur, tidak hanya untuk turis mancanegara, namun juga tamu-tamu yang datang dari provinsi lain. Kepri akan jadi tuan rumah “event” nasional, dan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad berkomitmen untuk memfasilitasi itu dengan baik agar dinilai menjadi tuan rumah yang baik.
“Alhamdulillah hampir semua kementerian yang buat aktivitas di sini mereka memberikan apresiasi terbaiknya buat kita. Mudah-mudahan ini jadi kebanggaan masyarakat Tanjungpinang sekaligus menjadi solusi bagi persoalan padatnya lalu lintas” ungkap Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, SE., MM.
Terakhir Gubernur H. Ansar Ahmad mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan ke depan akan dibangun flyover-flyover lain di Kota Tanjungpinang.
“Mungkin ke depan akan ada tambahan-tambahan flyover lagi, namun terlebih dahulu akan fokus lebih pada usaha pemberdayaan masyarakat” tutupnya.
Senada dengan Gubernur Ansar, Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun mengatakan akan banyak manfaat dari terbangunnya flyover ini. Menurutnya dari aspek lalu lintas tentu akan mempengaruhi kelancaran lalu lintas barang jasa dan juga manusia yang melewati kawasan tersebut.
“Dengan Tanjungpinang yang diproyeksikan Gubernur Ansar sebagai alternatif pariwisata di Kepri, oleh karena itu tentunya transportasi semua hal yang berkaitan dengan tujuan wisata itu akan lebih mudah dijangkau” ujarnya.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Rizki Faisal, SE., MM., disela-sela setelah peresmian jembatan kepada Awak media ini menuturkan bahwa Flyover ini menjadi Ikon Kota Tanjungpinang.
“Jembatan Flyover yang barusan saja diresmikan oleh Pak Geburnur Kepri, H. Ansar Ahmad, menjadi salah satu ikon Kota Tanjungpinang, peningkatan pembangunan Kepri dan keindahan Kota Tanjungpinang. Pembangunan ini merupakan kepedulian Pak Ansar Ahmad terhadap percepatan pembangunan di Provinsi Kepri, sesuai dengan program Pak Presiden. Ir. Joko Widodo (Jokowi). Akses jalan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum di Kota Tanjungpinang ini,” ungkap Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Rizki Faisal, SE., MM., kepada Awak media ini.
@Sunber petikan Berita, Diskominfo Kepri
(Redaksi)




