Dok INTINEWS co id Kepri28

INTINEWS.CO.ID, PROVINSI KEPRI – Gubernur Provinsi Kepri H. Ansar Ahmad mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Kepri akan terus berupaya meningkatkan komitmen dalam upaya pencegahan korupsi.

Yang mana, salah satunya menjalankan program-program kegiatan anti korupsi berjalan maksimal.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad saat Rapat Koordinasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi se Provinsi Kepri bersama KPK RI di Aula Kantor Gubernur Provinsi Kepri, Rabu (24/3).

“Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, berbagai kegiatan dapat menjadi cela yang rentan digunakan menjadi sumber tindak Korupsi,” ucap H. Ansar Ahmad.

Untuk itu, H. Ansar mengharapkan dukungan dari Kasatgas KPK di Provinsi Kepri dapat memberikan kontribusi dan masukan dalam upaya pencegahan tindak pidana Korupsi di Kepri.

“Pandangan-pandangan tersebut dapat membantu kami dalam menjalankan upaya pencegahan Korupsi di Provinsi Kepri guna menciptakan pemerintahan Kepri yang bersih,” terang H. Ansar Ahmad.

H. Ansar Ahmad juga mendorong seluruh ‘stakeholder’ di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk dapat ikut mengutamakan program pencegahan Korupsi di Provinsi Kepri.

“Kita harapkan tak hanya KPK saja yang menerapkan program pencegahan ini, namun setiap jajaran di Provinsi Kepri harus menerapkannya,” jelas Ansar.

Sehingga seluruh kegiatan di Provinsi Kepri dapat terbebas dari tindak pidana Korupsi.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK RI Nawawi Pomalongo yang hadir mengatakan bahwa kegiatan rapat koordinasi ini merupakan satu tugas utama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Terdapat enam tugas pokok KPK seperti pencegahan, koordinasi, monitoring, supervisi, penindakan dan melaksanakan keputusan hakim,” ujar Nawawi.

Yang mana salah satunya, lanjut Nawawi kegiatan koordinasi bersama pemerintah Provinsi Kepri saat ini.

“Terdapat beberapa fokus pencegahan Korupsi adalah Seperti persoalan penganggaran, perencanaan pengadaan barang dan jasa, management ASN, pengoptimalan pajak daerah dan lain sebagainya,” jelas Nawawi.

Untuk itu Nawawi merekomendasikan beberapa hal kepada kepala daerah terkait pencegahan korupsi di Provinsi Kepri. Seperti komitmen dan aksi nyata dalam memperkuat kelembagaan Pemda melalui MCP.

“Khususnya penguatan terhadap APIP, Penguatan pengaduan masyarakat serta upaya preventif melalui pendidikan antikorupsi,” terang Nawawi.

Serta mencegah Korupsi dalam pengelolaan APBD terkait penanganan Covid-19 bansos dan vaksinasi.

“Dan tindakan penyelamatan keuangan negara baik itu pengoptimalan pajak, aset daerah, sertifikat tanah, pelaporan LHKPN, dan lain-lain,” tegas Nawawi kembali.

@Sumber berita&foto, https://kepriprov.go.id/home/berita/5326

(Redaksi)

 32 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan