INTINEWS.CO.ID, NASIONAL Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN merupakan aset bangsa yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin pemerintahan di masa depan. Presiden Prabowo Subianto melantik Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2026.

Presiden Prabowo Subianto Melantik Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2026
Foto, dokumentasi INTINEWS.Co.Id (30/7).

Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 dalam upacara yang digelar di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 29 Juli 2026. Mereka akan ditugaskan ke berbagai daerah sebagai bagian dari proses membangun wawasan kebangsaan dan memperkuat kapasitas kepemimpinan.

Sebelumnya, para lulusan telah diwisuda sebagai Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, pada hari Minggu, 26 Juli 2026.

Baca juga: Rapat Dengar Pendapat DPRD Kepri Dengan Perkumpulan UMKM Taman Gurindam 12 Zona C Salah Satunya Hal Kematian Wendri Mardi Petugas Kebersihan Pemko Tanjungpinang

Presiden Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara memimpin rangkaian prosesi yang diawali dengan salam kebangsaan, penghormatan kebesaran, dan laporan Komandan Upacara.

Pembacaan pernyataan pelantikan oleh Presiden, yang kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat kepada tiga perwakilan Pamong Praja Muda. Lalu, pengambilan sumpah jabatan yang diwakili oleh para Pamong Praja Muda dari berbagai agama sebagai simbol penghormatan terhadap keberagaman dan persatuan bangsa.

Acara pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto adalah melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2026 dari semula yang statusnya belum Calon Pegawai Negeri Sipil menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa menjadi pamong praja merupakan jalan pengabdian yang menuntut integritas, keberanian, dan pengorbanan demi kepentingan bangsa dan negara. Presiden mengingatkan bahwa kehormatan seorang aparatur negara tidak diukur dari jabatan yang disandang, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto berpesan agar para Pamong Praja Muda senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap keputusan yang diambil selama menjalankan tugas.

Upacara pelantikan di tutup dengan menyanyikan lagu Andhika Bhayangkari, dilanjutkan dengan laporan Komandan Upacara, penghormatan kebesaran, dan salam kebangsaan.

Para Pamong Praja Muda akan segera ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia, penempatan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII juga menyasar daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

@Sumber Berita: Net

(Redaksi/R. Mukmin)