INTINEWS.CO.ID, SDM UNGGUL – Provinsi Kepri. Seorang pemimpin yang baik adalah seseorang yang berkarakter mampu menginspirasi, memberi teladan, dan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama melalui integritas, pelayanan, dan keterbukaan informasi publik. Implisit bahasan mantan Kepala BP Batam Muhammad Rudi dengan Rahmanullah Ketum GRK.

Pada hari Senin (7 September 2026), lebih kurang pukul 18.00 WIB, di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Center, Kota Batam, pertemuan Ketua Umum (Ketum) Garda Relawan Kepri (GRK) Rahmanullah dengan Muhammad Rudi yang merupakan mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan juga mantan Wali Kota Batam.
Sebelumnya Rahmanullah dan Pak Rudi menjalankan ibadah sholat maghrib di Masjid Agung Raja Hamidah, setelah selesai menjalankan sholat maghrib tampak mereka berdua mengobrol di pelataran mesjid tersebut.
Pada hari Selasa (8 September 2026) sekitar pukul 09.30 WIB, bertempat di salah satu tempat ngopi di Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Awak media ini mewawacarai Ketum GRK Rahmanullah.
Menurut Rahmanullah, khalayak ramai dapat melihat kalau orang yang haus jadi Pemimpin sikapnya yang angkuh, tertutup/menghindar dari kritikan, mengagung-agungkan jabatan atau takhta dan bukan mengagung-agungkan prestasi kerja. Namun, lain halnya kepemimpinan Pak Rudi itu untuk membangun daerah (Kota Batam) tampak pembangunan itu berkembang pesat dengan konkret dan sangat bermanfaat untuk kelancaran perekonomian daerah.
“Kita tidak memungkiri bahwa Pak Rudi mempunyai andil besar dalam memajukan pembangunan Kota Batam seperti yang dapat dirasakan sekarang ini. Kepemimpinan Pak Rudi itu baik, beliau seseorang yang mampu menginspirasi, memberi teladan, dan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama melalui integritas, pelayanan, dan keterbukaan informasi publik. Jadi masyarakat bisa lihat sangat jelas bahwa Pak Rudi jadi Pemimpin untuk membangun negeri. Namun berbeda banget dengan orang yang hanya mengejar jadi pemimpin sehingga tampak minus leadership, ego sektoral dan feodalisme,” terang Ketum GRK, Rahmanullah, (8/9).

Lanjut Rahmanullah, program Pemimpin/Kepala Daerah seharusnya disusun secara rapi sehingga masalahnya dapat ditangani secara proporsional, dan kemanfaatannya untuk kemajuan perekonomian masyarakat ramai.
“Sekarang ini banyak orang tidak malu diri hasrat menggebu-gebu dengan segala cara menjadi Pejabat, Pemimpin, atau Kepala Daerah. Setelah dijadikan, sikapnya bukan memberikan solusi, malah mengacaukan. Sesuatu yang seharusnya remeh-temeh karena kesombongannya jadi aparat terkait yang menyelesaikan. Ada juga yang mengandalkan power kekuasaan membuat program dengan anggaran besar, namun kemanfaatanya tidak ada untuk kemajuan perekonomian masyarakat ramai. miris,” ungkap Rahmanullah atau biasanya disapa “Pak Tino” (8/9).
Baca juga: Menaruh Respek Atas Perbuatan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah
Rahmanullah sebagai putra daerah berharap kepada masyarakat ramai, khususnya masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam memilih Pemimpin/Kepala Daerah, ayo lihat rekam jejaknya. Jangan terbuai dengan sikap luar atau ucapannya, itu hanya kamuflase belaka dari maksud kerakusannya.
Menutup pembicaraannya Rahmanullah mengingatkan, ingatlah jangan pilih orang yang kemampuan menjadi Pemimpin memajukan pembangunan daerah belum pernah terbukti konkret, bertindak tidak sesuai ucapan (walk the talk), tidak memiliki arah/tujuan strategis yang jelas untuk kemajuan masa depan ekonomi masyarakat daerah, komunikasi tidak efektif, tidak punya sikap melayani, tinggi hati, dan lari dari tanggung jawab.
SDM Unggul adalah tenaga atau potensi manusia yang memiliki tingkat kemampuan kompeten, profesional, produktivitas, serta karakter nasionalis dan berintegritas yang tinggi dalam menghadapi tantangan zaman.
(Redaksi/Ogi “Jhengghot”)




