Dinas Pendidikan Kepri Tegaskan Pelajar SMA Gunakan Sepeda Imbauan

ilustrasi pelajar bersepeda. Foto dokumentasi INTINEWS.co.id

INTINEWS.CO.ID, PROVINSI KEPRIDinas Pendidikan Kepulauan Riau (Kepri) meminta siswa/i SMA tidak diwajibkan menggunakan sepeda ke sekolah, disetujui diimbau oleh pihak sekolah melalui surat edaran untuk menggunakan alat transportasi untuk sekolah.

“Jadi hanya imbauan, tidak wajib. Kami meminta seluruh pelajar mengikuti imbauan itu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhamad Dali, di Tanjungpinang, Rabu.

Ia mengatakan alasan imbasnya bagi pelajar SMA seperti menerapkan pola hidup sehat. Penggunaan sepeda di jalan raya perlu dikampanyekan secara massif sebagai sumber daya manusia yang cerdas dan sehat.

“Kami sudah mengirimkan kepada gubernur untuk mengimbau ke seluruh SMA atau sederajat menggunakan sepeda ke sekolah,” katanya.

Dali mengemukakan jumlah pelajar SMA dan sederajat di Kepri ribuan. Tahun 2019, jumlah pelajar baru mencapai 28 ribu orang.

Usia pelajar baru SMA rata-rata tidak mencapai 17 tahun. Usia mereka sekitar 15-16 tahun jadi tidak mungkin memiliki Surat Ijin Mengemudi.

Dengan kondisi itu, kata dia pelajar yang menggunakan kendaraan dengan mobil, berisiko.

Orang tua, wali murid dan pemerintah dapat mulai membudayakan penggunaaan sepeda sebagai alat transportasi menuju sekolah, sekaligus menggeser rasa gengsi.

“Ada pelajar yang menggunakan gengsi untuk pindah ke sekolah, karena pelajar lain menggunakan sepeda motor atau mobil. Sementara perasaan itu tidak baik, dan tidak benar, karena sebenarnya sepeda digunakan untuk semua orang,” katanya.

@Sumber berita, https://kepriprov.go.id/home/berita/

(Redaksi).

www.INTINEWS.co.id

www.intinews.co.id is legal cyber news in Indonesia to presents news with professionality, actual and no hoaxes. With Motto: "Continuous Struggle against oppressors with fact data!"

Terima kasih atas perhatiannya. Hormat kami, Pimred www.intinews.co.id

%d blogger menyukai ini: