DAERAH, UP DATE

Warga Green Hill Resort Puncak Merasa Kena Fitnah

1 Views

INTINEWS.CO.ID, DAERAH Fitnah adalah perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang atau kelompok. Akibat dari perbuatan fitnah itu menodai nama baik, merugikan kehormatan seseorang atau kelompok. Warga Green Hill Resort Puncak merasa kena fitnah.

Warga Green Hill Resort Puncak Merasa Kena Fitnah
Foto, oleh Popi.

Mengendus adanya fitnah yang sudah tersebar, salah satu Pemilik ‘Villa Green Hill’, Cipanas, Deddi Wong, merasakan ketidakpuasannya. Dia merasa dirugikan oleh perbuatan Ketua Perkumpulan Penghuni Villa Green Hill (PPGH), Dr. Agus Anwar, SH., MH.

Baca juga: Di Antara Kritik, Fitnah Dan Ujaran Kebencian

Diketahui Agus Anwar yang sebelumnya pernah menjabat Kakanwil Hukum dan Ham Maluku Utara ini mengeluarkan pernyataan yang diduga merugikan nama baik Deddi Wong dihadapan Kapolsek Pacet, Kepala Desa Ciherang, dan puluhan orang Warga GH yang diundang dalam sebuah acara kemelut antara PPGH dengan Kemuning Grup.

Menurut Deddi Wong pada 17 Juli 2023, di Villa Green Hill mengungkapkan, perbuatan tidak menyenangkan yaitu memberikan informasi tanpa bukti yang diduga dilakukan oleh Agus Anwar sebagai Ketua PPGH, yang juga direkam dalam sebuah video dan diedarkan di grup media sosial (medsos), seperti Whatsapp Group (WAG).

“Ia mengatakan informasi fitnah, bahwa saya bikin onar, diusir dari tempat yang lama (Taman PermataGadog), pengangguran, dan lain-lain,” ujar Deddi yang kini aktif sebagai Dewan Kehormatan Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) ini.

Deddi yang merupakan sahabat dari almarhum Anton Medan ini berharap mendapatkan keadilan dan persoalan serupa tidak terulang lagi dengan warga lainnya.

Menurut beberapa sumber yang ditemui dilapangan dari mantan karyawan Taman Permata Gadog maupun warga setempat, Deddi Wong merupakan warga yang baik, peduli dengan kesejahteraan karyawannya serta bersosialisasi dengan penduduk setempat. Ia memiliki jiwa yang tegas dan disiplin.

Warga Green Hill Resort Puncak Merasa Kena Fitnah
Foto, oleh Popi.

Menanggapi hal tersebut, kepada Awak media ini, pada tanggal 11 Agustus 2023, melalui sambungan telepon WhatsApp, Agus Anwar menyampaikan bahwa Ia sebagai orang yang mengerti hukum selalu berbuat melalui bukti-bukti. Apa yang Ia sampaikan dihadapan Kapolsek setempat dan Kades, Dia akan pertanggung jawabkan.

“Saya umumkan di warga, itu rapat warga kalau ngak salah, saya lupa, tapi yang hadir hanya itu aja enggak sampai 20, kalau nggak salah. Bukan di ruang terbuka, di rumah makan Spatula, Ada warga yang merekam, Saya nggak mungkin merekam itu kan spontan,” kata Agus.

Lanjut Agus,

“Ya kalau enggak benar, Saya tahu resikonya, kalau benar Saya ada masalah. Saya yang dari warga lokal, Saya tahu sebagai orang hukum ya tahu resikonya kalau memang itu tidak benar berarti itu fitnah atau pencemaran nama baik”

Baca juga: Kejaksaan Negeri Barito Utara Bantu Warga Tidak Mampu

Salah satu warga, Nona, menurut DR. Agus Anwar, SH., MH, juga sedang bersiteru dengan Deddi Wong terkait tanah.

“Kemarin dia juga baik sama pak ketua. Ini kan dengan nona juga punya masalah uang, gimana kalau itu diaudit, silahkan pak, baik pak dedi, ada itu di grup WA Saya,” ungkap Agus.

Secara pribadi, Agus tak memiliki masalah dengan Deddi Wong yang merupakan pendiri dan Ketua PPGH terdahulu saat awal didirikan pada thn 2016.

“Secara pribadi Saya tidak ada masalah dengan Deddy ya, tapi secara organisasi. Ya saya anggap selalu mengganggu jalannya organisasi siapapun pengurusnya”

Perseteruan Agus dan Deddy juga terkait pembangunan Hotel di kawasan Villa Gren Hill Oleh Kemuninggrup. Pihak Agus menolak adanya pembangunan hotel oleh Pihak Kemuning Grup.

“Agus mengatakan semua warga menolak ya, ditengarai atau dicurigai dedi itu yang membuat surat persetujuan warga, tapi Saya belum menuduh seperti itu, karena Saya harus cari bukti. Ada 8 orang di mana kemuning sampai sekarang belum memberikan 8 orang itu siapa saja?

Sementara Deddi saat dikonfirmasi soal tuduhan terkait kemuning grup, membantah hal tersebut.

“Jangan menuduh dalam Grup Whatsapp saja. Mana surat persetujuannya?” ungkap Deddi ketika dihubungi melalui via WhatsApp, pada Jumat, (25/8/2023).

(Popi, Wartawan intinews.co.id di Jakarta)

Loading

Tinggalkan Balasan