Prov. KEPRI, UP DATE

Rakor Lanjutan, Mencari PAD Kepri Dari Labuh Jangkar

0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second
INTINEWS co id 2
Mencari PAD Kepri Dari Labuh Jangkar. Ilustrasi foto dokumentasi INTINEWS.co.id/Ogi “Jhenggot”

INTINEWS.CO.ID, PROVINSI KEPRI – Dipastikan tidak masuk kawasan FTZ. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengikuti rapat koordinasi pembahasan lanjutan area labuh jangkar serta usulan dua lokasi baru labuh jangkar di Kepri, Kamis (9/7) di Rupatama lantai 4, Dompak, Tanjungpinang.

Rapat ini dipimpin oleh Safri Burhanuddin selaku Deputi Bidang Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI. Turut hadir dalam rapat ini:

  • Dirjen Hubla R. Agus H. Purnomo dan
  • Staf Ahli Menteri Perhubungan Marsetio.

Baca juga: ‘Nurdin Curhat ke Dirjenhub’

Tujuan dari pembahasan ini sendiri adalah untuk mewujudkan kawasan labuh jangkar yang strategis, berdaya saing, aman, nyaman, memenuhi kebutuhan pengguna, berkontribusi terhadap pendapatan negara dan daerah, serta berwawasan lingkungan hidup.

Adapun dua kawasan tambahan area labuh jangkar yang diusulkan adalah:

  1. Kabil
  2. Tanjung Berakit

Usulan ini dinilai sudah sesuai dengan PM 51 tahun 2015 jo PM 146 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut.

Dalam kesempatan ini, Sekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah berterimakasih kepada Kementerian Perhubungan dan jajarannya yang begitu intens memberikan perhatian kepada Kepri.

Terimakasih kepada pemerintah pusat, atas perhatiannya yang luar biasa terhadap Kepri. Kedepannya kami harap rapat ini membawa dampak positif bagi Pemprov Kepri kedepannya. Sehingga kami tidak hanya dilibatkan diatas kertas saja, tapi realisasinya juga kita harap sama dengan apa yang diputuskan. Baik masalah kewenangan pengelolaan dan sebagainya,” kata Arif.

Baca juga: Fokus Pembangunan SDM, Presiden: RAPBN 2020 Harus Gambarkan Daya Tahan Ekonomi

Arif dalam kesempatan ini didampingi Kadis Perhubungan. Memastikan jika baik Kabil maupun Tanjung Berakit berada diluar kawasan free trade zone (FTZ).

Menanggapi hal ini, Deputi Kemenhub RI Safri Burhanuddin memastikan rapat ini akan clear semuanya. Baik soal bagi hasil, berapa nantinya yang akan masuk ke pusat dan ke daerah. Sehingga tidak menimbulkan polemik baru bagi para generasi berikutnya.

Tujuan rapat ini agar jelas. Berapa masuk ke kepri, ke pusat dan sebagainya. Kepri ikut dapat dan ikut memutuskan nantinya. Sehingga semuanya clear,” kata Syafruddin.

Baca juga: PLT Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto Ajak Masyarakat Mengikuti Imbauan Pemerintah

Adapun syarat pengajuan wilayah labuh jangkar diantaranya adalah sudah sesuai dengan rencana zonasi wilayah perairan dan memenuhi sarat keamanan perairan.

Sedangkan dokumen yang harus dilengkapi adalah:

  • peta lokasi perairan,
  • rekomendasi Pemda,
  • rekomendasi keselamatan pelayaran,
  • berita acara peninjauan lokasi,
  • amdal dan studi kelayakan.

Menyangkut syarat dan dokumen, Syafri meminta agar jika masih belum lengkap agar segera dilengkapi. Termasuk soal Amdal Tanjung Berakit.

@Sumber berita, https://humas.kepriprov.go.id/kabil-dan-tanjung-berakit-masuk-usulan-baru-area-labuh-jangkar

(Redaksi).

ajax loader

cropped cropped Logo Resmi INTINEWS co id ©®2020 1

About Post Author

www.INTINEWS.co.id

www.intinews.co.id is The legal cyber news in Indonesia with professionality, actual and no hoaxes. With Motto: "Continuous struggle against oppressors with fact data!"
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

error

www.intinews.co.id berita siber pers nasional

Facebook7k
Instagram5k
YouTube945
YouTube
WhatsApp13k
Pinterest333
Pinterest
fb-share-icon
Telegram20
WeChat666
RSS330
Follow by Email2k