pemprov kepri feb 42

INTINEWS.CO.ID, PROVINSI KEPRI Pemerintah Provinsi Kepri melalui Badan Kepegawaian Daerah Dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Provinsi Kepri mengatakan terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) selama tahun 2020 lalu.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Dan Sumber Daya Manusia BKDSDM Provinsi Kepri Firdaus di Tanjungpinang, Rabu (17/2).

“Ada banyak permasalahan yang masuk di kita, baik itu permasalahan pidana dan non pidana,” ujar Firdaus.

Baca juga: Kementerian PANRB Segera Selesaikan Naskah Akademik Jabatan Analis Pengaduan Pelayanan Publik

Menurut Firdaus, hingga saat ini pihaknya masih merekap terkait jumlah pasti ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

“Permasalahan tersebut yang pidana meliputi tindak pidana korupsi dan narkoba,” kata Firdaus.

Baca juga: Menteri PANRB: “Perjanjian Kinerja Harus Menjadi Awal Kerja Yang Tuntas Dan Ikhlas”

Bahkan lanjut, Firdaus juga ada permasalahan keluarga baik itu perceraian dan perselingkuhan.

“Sementara untuk sanksi, jika permasalahan pidana kita menunggu keputusan inkrah dari pengadilan sehingga dapat kita berikan apakah itu pemecatan atau bagaimana,” ujar Firdaus.

Sementara untuk permasalahan lainnya, kata Firdaus pihaknya akan memberi sanksi:

  • teguran,
  • skorsing,
  • bahkan penurunan jabatan.
@Sumber berita&foto, https://kepriprov.go.id/home/berita/5203

(Redasi)

 3 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan