Prov. KALTIM, UP DATE

Dibutuhkan Perubahan Regulasi Untuk Mengatur Pengelolaan Sampah Yang Kian Tak Terkendali

INTINEWS.CO.ID, PROV. KALTIM Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang kini sedang di bahas kembali didedikasikan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Berbagai regulasi pendukung sebetulnya sudah ada. Namun, kehidupan perkotaan menjadikan kapasitas sampah terus meningkat. Dibutuhkan perubahan regulasi untuk mengatur pengelolaan sampah yang kian tak terkendali.

Dibutuhkan Perubahan Regulasi Untuk Mengatur Pengelolaan Sampah Yang Kian Tak Terkendali
Ilustrasi dokumentasi INTINEWS.co.id

Demikian disampaikan Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Abdul Wahid, Rabu (19/10/2022), di Kalimantan Timur. Baleg sedang menghimpun masukan dan informasi soal pengelolaan sampah dalam kunjungan kerja di Kaltim.

Baca juga: Mama YO Libatkan Forum Anak Untuk Wujudkan NABIRE TRADA SAMPAH

UU Pengelolaan sampah ini sudah berusia 14 tahun dan perlu ditinjau kembali untuk direvisi.

“Keberadaan UU Pengelolaan Sampah merupakan salah satu perwujudan upaya jaminan kepada setiap warga negara untuk mendapatkan kualitas lingkungan hidup yang baik sesuai Pasal 28H ayat (1) UUD NRI Tahun 1945.” Kata Abdul Wahid saat pertemuan dengan Walikota Balikpapan serta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah di Kalimantan Timur (Kaltim).

Dijelaskan politisi PKB ini, setiap UU yang sudah berusia lebih dari lima tahun, akan mendapat pemantauan seiring perkembangan zaman, sejauh mana efektifitas regulasi tersebut mengatur sektor yang menjadi objek regulasinya. Beberapa sarana dan prasarana dalam pengelolaan sampah sudah tersedia di beberapa daerah.

Baca juga: Tangani Persoalan Sampah, Ingin Penyelesaian PLTSa Dilakukan dengan Segera

Namun, di perkotaan jumlah sampah terus meningkat. Sampah telah menjadi masalah baru bagi masyarakat perkotaan dan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat.

“Bahkan pada beberapa daerah, sampah juga telah menjadi faktor pendorong terjadinya bencana alam. Pertambahan volume sampah terjadi seiring dengan pertambahan jumlah konsumsi yang ada di masyarakat.” Jelas Wahid.

Dalam kunjungan kali ini, Baleg ingin melihat dari dekat persoalan regulasi daerah untuk mendukung UU Pengelolaan Sampah. Misalnya, sejauh mana implementasi UU ini di daerah dan apakah ada Perda yang linier dengan UU dalam mengatur sampah.

@Sumber Berita, https://www.dpr.go.id/berita/detail/id/41326/t/UU+Pengelolaan+Sampah+Untuk+Menjaga+Lingkungan

(Redaksi)

ajax loader

Tinggalkan Balasan